Kejadian itu terjadi pekan ini. Pria Thailand yang masih berusia 20 tahun bernama Wuttisan Wongtalay menyiarkan secara langsung melalu layanan Live Facebook saat ia membunuh putrinya yang masih berusia 11 bulan di atap sebuah hotel yang sedang sepi.
Ia menunjukkan detik-detik pembunuhan sang anak melalui Facebook sebelum membunuh dirinya sendiri.
Video itu disaksikan langsung oleh keluarga dan kerabat dekatnya dan segera memberitahu polisi. Namun sayang, saat polisi tiba di lokasi, keduanya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Video itu sempat dapat diakses oleh pengguna di halaman Facebook-nya selama kurang lebih 24 jam sebelum diturunkan.
Video juga sempat diunggah oleh orang lain ke YouTube. Pihak YouTube segera menurunkan video, 15 menit setelah diunggah.
Wuttisan tidak merekam aksi bunuh dirinya. Namun saat polisi tiba di lokasi, ditemukan jasad Wuttisan dan putrinya.
"Wuttisan memiliki ketakuan ditinggal pergi sang istri dan ketakutan bahwa sang istri tidak mencintainya," kata polisi setempat.
Pihak Facebook angkat bicara mengenai hal ini.
"Jelas, tidak ada tempat bagi konten semacam ini di Facebook dna kini telah dihapus," begitu keterangan dari Facebook.
[mel]
BERITA TERKAIT: