Larangan itu dituangkan dalam sebuah surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Digital Thailand pekan ini.
Dalam surat tersebut, pemerintah memperingatkan warga yang terlibat di internet dengan akademisi Thailand Somsak Jeamteerasakul dan Pavin Chachavalpongpun serta jurnalis Andrew MacGregor Marshall bisa melanggar hukum.
Ketiganya tinggal di luar Thailand tetapi memiliki pengikut online di negara tersebut.
Pernyataan kementerian itu mengatakan warga tidak harus mengikuti, melakukan kontak atau berbagi konten dari trio di internet atau media sosial.
Surat itu menambahkan bahwa orang-orang yang menyebarkan informasi mereka, langsung atau tidak langsung, dapat melanggar negara Computer Crime Act.
Sejarawan Somsak telah banyak menulis tentang monarki Thailand dan Pavin adalah mantan diplomat yang vokal. Sedangkan Marshall adalah penulis Kerajaan di Crisis, yang diterbitkan pada tahun 2014 dan dilarang di negara itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: