Dalam sebuah wawancara, ia menyebut bahwa dirinya merasa malu atas insiden yang menjadi sorotan dunia itu dan berjanji akan melakukan inrospeksi atas insiden itu.
"Itu memalukan dan cukup jelas bagi saya dan bagi banyak keluarga kami," kata kepala eksekutif dalam program
ABC.
Ketika ditanya apakah ia akan mundur, Munoz mengatakan, "Tidak, aku dipekerjakan untuk membuat Inggris lebih baik dan kami sudah melakukan itu dan itulah yang akan saya terus lakukan."
Ia pun memastikan bahwa ke depannya, insiden semacam itu tidak akan terulang kembali.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: