Teguran itu disampaikan Gutteres kepada Presiden Sudan Selatan Salva Kiir pekan ini. Ia menyebut bahwa presiden gagal memenuhi tanggung jawab untuk mengakhiri krisis.
"Ada konsensus kuat yang perlu dibuat lebih banyak untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap kesejahteraan rakyat negara itu, yang merupakan salah satu negara termiskin di dunia," kata Gutteres seperti dimuat
Aljazeera.Ia juga mengaku skeptis sengan niat Kiir untuk mengadakan dialog nasional, mengingat negara itu menerapkan pembatasan sistematis pada kebebasan politik dasar, dan pembatasan akses kemanusiaan.
Sebagai respons, Wakil Dubes Sudan Selatan, Joseph Moum Malok, mengatakan pemerintah telah mengambil tanggungjawab atas warganya yang kelaparan di dua kabupaten.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: