Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, dalam pertemuan itu Kepala Negara menerima pemaparan mengenai perkembangan sejumlah program strategis perumahan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperluas akses rumah layak dan terjangkau.
Salah satu fokus utama yang dilaporkan adalah capaian Program Bedah Rumah yang menyasar ratusan ribu unit rumah tidak layak huni di berbagai daerah.
“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Seskab Teddy.
Selain itu, Seskab Teddy juga memaparkan perkembangan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, yang menjadi bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah.
“Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan lampu hijau atas rencana penambahan Program Bedah Rumah pada 2027, sebagai upaya memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai wilayah.
Pemerintah, kata dia, terus mengeluarkan berbagai kebijakan perumahan mulai dari pembangunan rumah subsidi, penataan kawasan kumuh, hingga penguatan skema pembiayaan agar lebih mudah diakses masyarakat.
“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Seskab.
BERITA TERKAIT: