Museum Ini Larang pengunjung Bermain Pokemon Go

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 13 Juli 2016, 11:16 WIB
Museum Ini Larang pengunjung Bermain Pokemon Go
pokemon go/net
rmol news logo Manajemen Holocaust Memorial Museum di Amerika Serikat telah meminta masyarakat untuk tidak bermain Pokemon Go di ponsel saat berkunjung.

Juru bicara museum Stephen Smith mengatakan bahwa bermain game dalam museum yang dibangun untuk mempeingati korban Nazi merupakan tindakan yang tidak pantas.

Sejauh ini tidak ada masalah yang ditimbulkan dari permainan tersebut, kendati demikian Smith menekankan bahwa pihaknya bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selain di Holocaust Memorial Museum, larangan serupa juga diterapkan di pemakaman nasional Arlington.

"Bermain game seperti Pokemon Go di tanah suci ini dinilai tidak tepat," kata pejabat pemakaman seperti dimuat BBC (Rabu, 13/7).

Untuk diketahui, Pokemen Go merupakan permainan berbasis aplikasi ponsel pintar yang tengah marak saat ini. Pokemon Go segera menjadiaplikasi terlaris di toko aplikasi iPhone dan Google Play, tak lama setelah dirilis.

Pokemon Go memungkinkan pemain untuk mencari lokasi di dunia nyata untuk menemukan makhluk Pokemon. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA