Langkah tersebut diambil dengan tujuan untuk mengurangi emisi karbon dan memasuki pasar ekspor baru.
Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi Korea Selatan pada Selasa (8/12) menyebut bahwa rencana meningkatkan produksi ramah lingkungan tersebut mencakup mobil listrik dan hybrid dari 78 ribu unit pada tahun ini menjadi 920 ribu unit pada tahun 2020.
Langkah tersebut juga diambil karena diprediksikan bahwa pangsa pasar domestik mobil ramah lingkungan akan meningkat menjadi 20 persen pada tahun 2020 mendatang.
Dua produsen otomotif raksasa asal negeri ginseng sendiri yakni Hyundai Motor Co dan Kia Motors Corp diketahui sudah mulai mencoba memasuki pasar mobil ramah lingkungan dengan mengembangkan mobil ramah lingkungan mereka sendiri.
Demi melancarkan rencana tersebut, pemerintah Korea Selatan akan menginvestasikan dana sebesar 150 miliar won dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Dana tersebut digunakan untuk penelitian dan pengembangan demi mencari kunci teknologi mobil ramah lingkungan.
Selain itu, seperti dimuat
Reuters, Korea Selatan juga akan menawarkan subsidi bagi konsumen yang membeli mobil ramah lingkungan serta meningkatkan stasiun pengisian bagi kendaraan ramah lingkungan.
Diperkirakan, rencana tersebut akan berkontribusi mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 3,8 juta ton dan menciptakan 93 ribu lapangan pekerjaan baru antara tahun 2016 dan 2020.
Di sisi lain, rencana itu juga diprediksi akan memberikan keuntungan ekspor 18 triliun won pada tahun 2020.
[mel]
BERITA TERKAIT: