Mengimplementasikan kebijakan luar negeri RI dalam konteks
soft diplomacy yang bertujuan untuk peningkatan citra positif Indonesia melalui pembinaan dan penggalangan melalui simpatisan Indonesia demi tercapainya kepentingan nasional di bidang sosial budaya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow menginisiasi membuka kelas bahasa Indonesia di Moskow. Pelajaran Bahasa Indonesia dilaksanakan di Sekolah Indonesia Moskow yang berlokasi di KBRI bersifat terbuka untuk umum, tanpa dipungut bayaran alias gratis. Para siswa berasal dari berbagai profesi dan latar belakang yang berbeda, dari kalangan pekerja profesional, pebisnis hingga mahasiswa.
Awal dibukanya kursus Bahasa Indonesia di KBRI Moskow tahun 2012, belum terdapat kurikulum pelajaran yang teratur. Sempat ditutup tahun 2013 karena terkendala tenaga pengajar, kursus kembali dibuka tahun 2014 dengan kurikulum untuk tingkat pemula dan tingkat menengah. Saat ini kelas kursus dibagi ke dalam tiga tingkat yaitu tingkat 1 dan 2 untuk kategori pemula, dan tingkat 3 untuk kategori menengah/mahir.
Seperti dalam rilis yang diterima redaksi dari KBRI Moskow beberapa waktu lalu (Jumat, 7/8), dijelaskan tenaga pengajar terdiri dari para guru yang mengajar secara sukarela (volunteer), baik penutur asli (native speaker) dari KBRI Moskow dan guru Sekolah Indonesia Moskow, maupun warga Rusia yang telah memiliki kemampuan bahasa Indonesia karena pernah bekerja dan tinggal di Indonesia. Saat ini kursus memiliki tenaga pengajar warga Rusia, Ms. Elena Korchyagina, volunteer alumnus program Darmasiswa tahun 2012.
Para peserta kursus Bahasa Indonesia di KBRI Moskow, tidak saja
an sich belajar Bahasa Indonesia, namun juga diperkenalkan dengan pengetahuan umum tentang Indonesia seperti seni budaya dan tradisi Indonesia, termasuk juga potensi pariwisata dan berbisnis di Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, peserta kursus juga turut dilibatkan dalam kegiatan Perwakilan RI termasuk mempromosikan seni budaya Indonesia.
"Diharapkan melalui penguasaan bahasa Indonesia oleh masyarakat Rusia tersebut, akan berdampak positif sebagai salah satu upaya diseminasi informasi dan peningkatan citra positif Indonesia melalui '2nd track diplomacy', yang pada gilirannya dapat mendukung keberhasilan misi bangsa dan negara di dunia internasional," demikian keterangan KBRI Moskow.
[rus]
BERITA TERKAIT: