Menurut keterangan dari polisi perbatasan paramiliter Israel, seperti dimuat
Reuters, pasukannya tengah berada di wilayah Jenin Tepi Barat untuk melakukan operasi terhadap tersangka militan.
Namun tiba-tiba saja mereka melihat seorang pemuda Palestina bersiap melemparkan bom pipa dan polisi paramiliter pun segera menembaknya hingga tewas.
Juru bicara polisi perbatasan Israel mengatakan serangan Jenin tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pasukan keamanan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang beroperasi secara paralel di kota Tepi Barat.
Sementara itu menurut keterangan pejabat rumah sakit Jenin, warga Palestina berusia 23 tahun itu telah dalam keadaan tewas saat dilarikan ke rumah sakit.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: