Begitu keterangan dari US Air Force 51st Fighter Wing di Osan Korea Selatan yang terletak sekitar 35 kilometer dari Seoul pada Kamis (28/5).
Seperti dimuat
Channel News Asia, kasus tersebut bermula ketika pada antraks dimusnashkan sehari sebelumnya ketika sebuah sample yang semula dinilai tidak aktif tiba-tiba aktif.
Tidak ada seorang personel pun yang melakukan kontak dengan sample menunjukkan tanda terpapar. Namun para personel tetap mendapatkan langkah medis yang tepat termasuk pengecekkan, antibiotik, dan vaksin.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: