Mantan Penasihat Trump Dina Powell McCormick jadi Presiden Meta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 13 Januari 2026, 14:03 WIB
Mantan Penasihat Trump Dina Powell McCormick jadi Presiden Meta
Dina Powell McCormick (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Morning America)
rmol news logo Meta Platforms resmi menunjuk Dina Powell McCormick, mantan pejabat pemerintahan Donald Trump, sebagai presiden dan wakil ketua (vice chairman) perusahaan.

Presiden AS Donald Trump langsung memberi ucapan selamat melalui akun Truth Social miliknya, hanya beberapa menit setelah pengumuman resmi Meta. Trump menyebut Powell McCormick sebagai sosok yang luar biasa dan sangat berbakat, serta menilai ia telah mengabdi dengan kekuatan dan kehormatan selama bekerja di pemerintahannya.

Penunjukan ini menjadi bagian dari rangkaian langkah Meta dalam setahun terakhir yang terlihat semakin sejalan dengan Trump. Ini juga dinilai akan memperkuat upaya lobi Meta di Washington, D.C.

Saat ini, Meta tengah mempercepat investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI), termasuk pengembangan AI tingkat lanjut dan apa yang disebut sebagai personal superintelligence. CEO Meta Mark Zuckerberg juga disebut tengah mencari dukungan Trump untuk pembangunan pusat data serta kapasitas energi yang dibutuhkan proyek-proyek tersebut.

Menjelang pelantikan Trump untuk masa jabatan keduanya, Zuckerberg bahkan sempat mengunjungi Trump di resor Mar-a-Lago, Florida. Selain itu, Meta juga menghentikan program pemeriksaan fakta (fact-checking) di AS, mengangkat tokoh Republik Joel Kaplan sebagai kepala urusan global, mengakhiri program keberagaman (diversity programs), lalu merekrut mantan penasihat dagang Trump, C.J. Mahoney, sebagai kepala tim hukum.

Langkah-langkah ini dinilai sejalan dengan pandangan politik Trump, meski Meta menolak berkomentar apakah penunjukan Powell McCormick memang ditujukan untuk menarik simpati presiden.

Dalam pernyataan resmi perusahaan, Powell McCormick akan berperan membantu Meta untuk memperluas pembangunan pusat data, membangun kemitraan strategis permodalan, dan meningkatkan kapasitas investasi jangka panjang perusahaan.

Powell McCormick memiliki pengalaman panjang di dunia keuangan dan pemerintahan. Ia pernah menghabiskan 16 tahun di Goldman Sachs dalam posisi pimpinan senior. Di pemerintahan, ia menjabat sebagai wakil penasihat keamanan nasional pada masa jabatan pertama Trump, serta pernah menjadi penasihat senior Gedung Putih di era Presiden George W. Bush.

Ia juga merupakan istri dari Senator AS David McCormick dari Partai Republik, yang memimpin subkomite Senat di bidang kebijakan energi -- bidang yang juga akan bersinggungan dengan pekerjaannya di Meta. Juru bicara sang senator menegaskan bahwa David McCormick akan tetap mematuhi seluruh aturan etika Senat AS.

Peran Powell McCormick di Meta dinilai mirip dengan pendekatan mantan COO Meta, Sheryl Sandberg, yang dulu memanfaatkan jaringan kuat di Washington -  khususnya dengan Partai Demokrat - untuk membantu Meta menghadapi tekanan regulator dan pembuat undang-undang.

Menariknya, Powell McCormick sempat mengundurkan diri dari dewan direksi Meta pada Desember lalu, hanya delapan bulan setelah bergabung, sebelum akhirnya kini ditunjuk ke posisi eksekutif puncak. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA