
Empat pesawat antariksa yang dirancang untuk meneliti hubungan magnet antara Bumi dan Matahari diluncurkan Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, pada Kamis malam (12/3) waktu setempat.
Keempat pesawat itu diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida lewat roket Aliansi Atlas V yang tanpa awak.
Sebagaimana dikutip
Voanews (Sabtu, 14/3), pesawat itu diperkirakan akan terbang dalam formasi piramida di orbit lonjong, yang memberi pemandangan tiga dimensi medan magnit ketika ke-4 pesawat itu berpisah dan berdekatan kembali, yang melepaskan banyak energi.
Pelepasan energi itu yang diduga menyebabkan aurora borealis atau yang disebut sinar utara dan badai surya yang dapat mengganggu gelombang udara radio.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: