Pembangunan 1.000 rumah itu dilakukan sebagai bagian dari janji Qatar untuk menggelontorkan 1 miliar dolar AS untuk membangun kembali Gaza.
Dalam kunjungannya, Amadi juga menjelaskan bahwa pada hari sebelumnya Israel telagh mengijinkan empat truk semen masuk ke Jalur Gaza sehingga rencana pembangunan bisa segera dimulai.
"Kami ingin lebih banyak negara untuk datang dan membangun Gaza. Gaza menderita karena perang-perang sebelumnya," kata Amadi seperti dimuat
Reuters.
Menurut catatan pejabat Palestina dan PBB, ada setidaknya 130 ribu rumah yang hancur atau rusak akibat serangan udara Israel selama perang Juli hingga Agustus tahun lalu.
Di sisi lain, Israel memberlakukan pembatasan ketat soal aliran pasokan beton, semen, batang besi, dan bahan lainnya ke Gaza. Israel menilai hal itu bisa dimanfaatkan ganda yang bisa memiliki tujuan militer bila disita oleh Hamas untuk membangun kembali terowongan yang digunakan untuk memulai serangan.
[mel]
BERITA TERKAIT: