Wisatawan Australia Mulai Lirik Destinasi Wisata Indonesia Selain Bali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 18 Desember 2014, 12:23 WIB
Wisatawan Australia Mulai Lirik Destinasi Wisata Indonesia Selain Bali
ilustrasi labuan bajo/net
rmol news logo Wisatawan asal Australia rupanya mulai melirik destinasi wisata lainnya di Indonesia selain Bali.

Pasalnya, menurut survei online yang diadakan perusahaan penyewaan kapal persiar Indonesia Spice Island Charter (SIC) menunjukkan bahwa sebanyak 41 persen wisatawan Australia justru memilih Labuan Bajo, Flores sebagai tujuan wisata. Hanya sekitar 25 persen responden yang memilih Bali. Sedangkan sisanya memilih destinasi lainnya seperti Raja Ampat, dan Lombok.

Alasan para responden yang merupakan warga negara Australia itu memilih Labuan Bajo ketimbang Bali adalah karena tersedianya spot menyelam yang beragam, disertai dengan berkembangnya infrastruktur serta keasliannya.

Sementara itu terkait aktivitas apa saja yang dilakukan wisatwan Australia ketika berlibur ke Indonesia, dalam survei yang sama didapati bahwa sebanyak 46 persen responden memilih untuk menyelam. Sementara itu 21 persen memilih untuk melakukan aktifitas bersama keluarga, dan 16 persen lainnya memilih untuk memancing.

"Merupakan suatu hal yang membahagiakan jika wisatawan Australia sekarang banyak mengunjungi tempat- tempat lain di Indonesia, selain Bali," jelas General Manager SIC, Andy Roberts dalam rilis yang diterima redaksi.

"Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dengan lebih dari 17.000 pulau dan memiliki banyak sekali tempat indah yang wajib dikunjungi," tandasnya.

Survei itu sendiri dilakukan secara online pada tanggal 1 hingga 7 Desember dengan melibatkan 170 wisatawan Australia.

SIC sendiri merupakan penyewaan yacht, kapal untuk menyelam, helikopter, dan kapal untuk memancing mewah yang berkantor di Jakarta, Indonesia. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA