
Meski telah mengalami peningkatan penciptaan lapangan kerja dan rentetan terpanjang pertumbuhan lapangan kerja tanpa henti dalam kurun 54 bulan terakhir, namun kelas menengah Amerika Serikat masih banyak yang belum merasakan pertumbuhan itu. Begitu kata Wakil Presiden AS Joe Biden dalam pidato mingguannya di Gedung Putih (Sabtu, 6/9).
"Pertumbuhan lapangan kerja itu merupakan berita baik tapi banyak warga kelas menengah Amerika belum merasakan dampak dari pemulihan itu," ujar pendamping Presiden Obama tersebut sebagaimana dilansir
Voanews (Minggu, 7/9).
Sejak tahun 2000, kata Biden, Produk Domestik Bruto telah meningkat sebesar 24 persen dan produktivitas telah meningkat sebesar 30 persen. Namun di satu sisi, upah kelas menengah selama periode yang sama hanya naik 14 sen per jam.
"Sudah tiba saatnya mempertimbangkan kelas menengah agar mereka bisa memperoleh manfaat dari pertumbuhan ekonomi yang ikut mereka ciptakan," ujarnya.
Untuk itu, Biden menyerukan adanya perubahan dalam sistem perpajakan dan menutup celah-celah pajak untuk mengurangi defisit.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: