Norwegia, Espen Barth Eide sebagai Penasihat Khususnya di Siprus.
Dalam pernyataan PBB (Sabtu, 23/8), penunjukan Eide merupakan langkah
Ban guna mengisi kekosongan posisi yang sebelumnya ditempati mantan Menlu Australia, Alexander Downer, yang mengundurkan diri pada April
lalu.
Seperti dikutip
Xinhua, pada posisi barunya Eide akan dihadapi dengan salah satu masalah internasional, yaitu membantu Siprus Yunani dan Siprus Turki dalam mencapai kesepakatan untuk menyatukan kembali pulau Mediterania timur.
Perlu diketahui, pulau Mediterania timur telah terpisah sejak tahun 1974. Siprus Turki memegang wilayah Utara, sedangkan Siprus Yunani wilayah Selatan.
Meski Eide adalah seorang pendatang baru dalam masalah Siprus, kepercayaan sebagai seorang politisi berpengalaman dan ahli dalam pembuatan perdamaian membuat PBB tak ragu menunjuknya sebagai Penasihat Khusus.
Sebelum menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Norwegia 2012-2013, Eide
juga pernah menjabat posisi tinggi lainnya selama 10 tahun di pemerintah Norwegia, termasuk sebagai Menteri Pertahanan 2011-2012.
Selain itu, Eide merupakan seorang peneliti senior di Direktur Riset di Institut Norwegia Urusan Internasional, yang mengkhususkan diri dalam pemeliharaan perdamaian, pembangunan perdamaian dan masalah keamanan regional dan global.
[wid]
BERITA TERKAIT: