Kantor berita nasional Afghanistan, Khaama Press, melaporkan bahwa operasi ini dilakukan bersama oleh polisi nasional, tentara nasional dan intelijen Afghanistan.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari ini (Sabtu, 23/8), bahwa serangan dilakukan di provinsi Kunduz, Zabul, Logar, Ghazni, Paktika, dan Ghor.
Tidak hanya itu, pasukan keamanan Afghanistan juga telah menyita berbagai jenis senjata berat dan bahan peledak selama operasi berlangsung.
"Polisi Nasional Afghanistan (ANP) berhasil menyita 12 alat peledak improvisasi (IED) selama operasi di Provinsi Balkh, Khost, dan Herat," tambah pernyataan itu.
IED adalah "senjata utama" militan Taliban lantaran digunakan untuk melakukan serangan pemberontakan.
[zul]
BERITA TERKAIT: