Paus: Akibat Perang, Anak-anak Tidak Tahu Cara Tersenyum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/shoffa-a-fajriyah-1'>SHOFFA A FAJRIYAH</a>
LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH
  • Senin, 28 Juli 2014, 15:17 WIB
Paus: Akibat Perang, Anak-anak Tidak Tahu Cara Tersenyum
paus fransiskus/net
rmol news logo Paus Fransiskus sangat mengharapkan pihak yang bertikai di Timur Tengah dan Ukraina untuk mengakhiri kekerasan yang telah melukai dan menewaskan anak-anak dalam jumlah yang sudah tak terhitung.

"Stop, tolong hentikan. Saya mohon dengan sepenuh hati," pinta Paus pertama asal Argentina itu dalam doa mingguan di St Petrus, Minggu (27/7), sebagaimana dilansir AFP.

Ia mengatakan bahwa kekerasan yang terjadi telah merenggut masa depan anak-anak.

"Saya memikirkan nasib anak-anak yang harapan hidup bermartabat dan masa depannya dirampas. Anak-anak tewas, terluka, dimutilasi, dan yatim piatu. Anak-anak itu tidak tahu bagaimana cara untuk tersenyum," lanjutnya.

Dalam pernyataan yang sekaligus menandai peringatan 100 tahun Perang Dunia I, Paus juga meminta agar semua orang tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.

"Mari kita ingat bahwa segala sesuatu hanya hilang dalam perang, tapi tidak ada yang hilang dalam damai," jelasnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA