Tandingi Bank Dunia, BRICS Buat Bank Pembangunan Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 16 Juli 2014, 10:14 WIB
Tandingi Bank Dunia, BRICS Buat Bank Pembangunan Baru
BRICS/reuters
rmol news logo Pemimpin dari lima negara yang bergabung dalam BRICS (Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan), menandatangani kesepakatan untuk membuat bank pembangunan baru dan dana cadangan darurat senilai 100 miliar dolar AS pada Selasa (15/7).

Dalam kesepakatan yang dibuat di Fortaleza Brazil itu, para negara peserta sepakat untuk membagi rata modal pembangunan bank.

Selain itu, bank yang akan berkantor pusat di Shanghai China itu akan dikepalai oleh seorang presiden yang berasal dari India.

Pada tahap awal pembangunan, bank pembangunan itu akan membutuhkan biaya sebesar 50 miliar dolar AS.

Dikabarkan BBC, pembangunan itu dilakukan untuk sejumlah tujuan yakni menghindari likuiditas jangka pendek, memperkuat kerjasama lanjutan BRICS, memperkuat karingan pengaman keuangan global, dan melengkapa pengaturan internasional yang ada.

Pembentukan bank pembangunan oleh BRICS itu memunculkan kompetitor baru bagi Bank Dunia atau dana daerah yang serupa lainnya.

Sebelumnya, negara-negara BRICS telaah mengkritik Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional karena tidak memberikan negara-negara berkembang hak suara yang cukup. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA