"Seperti yang telah dijelaskan pada kesempatan sebelumnya, Pakistan menganggap serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial," begitu bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, seperti dilansir
AFP (Sabtu, 12/7).
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa serangan AS memiliki dampak negatif pada upaya pemerintah untuk membawa perdamaian dan stabilitas
di kawasan dan negara secara keseluruhan.
Pesawat mata-mata AS pada Kamis (10/7) menembakkan dua rudal di sebuah rumah dan kendaraan di daerah Datta Khel, Waziristan Utara. Tidak jelas siapa yang menjadi AS dalam serangan yang terjadi tepat saat pasukan keamanan Pakistan terlibat dalam serangan ofensif melawan militan di wilayah tersebut.
Ini adalah serangan pesawat tak berawak ketiga di wilayah yang sama dalam sebulan terakhir. Serangan pesawat tak berawak terakhir dilakukan pada 18 Juni, yang menewaskan sedikitnya delapan militan.
[ian]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: