Dalam unggahan di media sosial, Zelensky menyebut kehadiran pasukan Korea Utara di Rusia terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Warga Korea Utara muncul di wilayah Federasi Rusia dari waktu ke waktu. Awalnya, kita berbicara tentang ratusan, kemudian ribuan, dan sekarang telah diputuskan untuk menempatkan 30.000 hingga 50.000 warga Korea Utara di wilayah Rusia," ujarnya, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.
Selain pengerahan pasukan, Zelensky menyoroti penggunaan persenjataan Korea Utara dalam konflik tersebut.
Menurutnya, rudal buatan Korea Utara telah ditemukan di wilayah Ukraina.
“Sangat jelas bahwa Korea Utara akan terus membangun pengalamannya dalam peperangan modern, menerima lisensi dari Rusia, dan menerima segala macam peralatan militer dari mereka,” ujar Presiden Korea Utara itu.
Zelensky menilai peningkatan kerja sama militer antara Pyongyang dan Moskow dapat memberikan dampak lebih luas, khususnya bagi negara-negara di kawasan Asia. Karena itu, dia mendesak Korea Selatan mempererat kerja sama dengan Ukraina.
Zelensky juga meminta Seoul memberikan dukungan, termasuk sistem pertahanan udara dan drone.
Dalam pernyataan sebelumnya, Zelensky mengatakan persiapan untuk menerima pasukan Korea Utara telah dilakukan sejak Juni di wilayah Rusia bagian barat.
BERITA TERKAIT: