Ditimpa Isu Moral, PM Australia Tak Gentar Jalankan Kebijakan Pencari Suaka

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 09 Juli 2014, 13:39 WIB
Ditimpa Isu Moral, PM Australia Tak Gentar Jalankan Kebijakan Pencari Suaka
tony abbott/net
rmol news logo Perdana Menteri Australia Tony Abbott berjanji untuk tidak tunduk pada pemerasan moral yang muncul menyusul sebuah laporan yang menyebut adanya tawaran bunuh diri sejumlah pencari suaka wanita di sebuah pusat penahan imigran di Pulau Christmas pada Rabu (9/7).

"Saya tidak percaya warga Australia ingin menyerah pada pemerasan moral," kata Abbott.

Ia juga menyebut bahwa dirinya tidak menemukan adanya laporan semacam itu. Namun ia menilai isu tersebut adalah hal yang mengerikan.

Abbott menegaskan, pemerintahnya tidak akan menghentikan kebijakan untuk menghalau pencari suaka di wilayah perairan itu.

Untuk diketahui sejumlah wanita mencoba bunuh diri setelah mereka memutuskan bahwa anak-anak mereka akan memiliki kesempatan yang lebih baik bila masuk ke Australia tanpa mereka.

Anggota parlemen oposisi, Sarah Hanson-Young menyebut bahwa ia telah berbicara dengan orang-orang di pusat penahanan imigrasi. Ia menemukan ada hampir sepuluh wanita yang ditemukan melakukan upaya bunuh diri pada pekan ini.

Namun dikabarkan Reuters, pejabat pemerintahan Eric Abetz menyebut bahwa memang ada sejumlah kecil kasus menyakiti diri sendiri di Pulau Christmas. Namun ia menegaskan bahwa para imigran dan pencari suaka itu mendapay bantuan medis yangtepat.

"Perempuan dan anak-anak dalam tahanan imigrasi diberikan pelayanan kesehatan profesional sesuai dengan standar masyarakat Australia," jelasnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA