Jenazah Mohammad Abu Khedair, yang baru ditemukan pada Rabu (2/7) waktu setempat ini dikebumikan di kawasan Shuafat, Yerusalem timur. Remaja berusia 16 tahun ini dikubur usai salat Jumat (4/7) waktu Israel. Ribuan orang, suara sirine dan tembakan pertempuran antara warga Palestina dan mengiringi pemakaman jenazah tersebut
Dalam bentrokan itu, sekitar 30 polisi anti huru hara Israel menembakkan peluru karet, gas air mata dan granat kejut ke arah pengunjuk rasa Palestina. Sebaliknya, para pengunjuk rasa terus-menerus melemparkan batu dan bom molotov ke arah polisi.
Sebagaimana dilansir
CNN (Minggu, 6/7), tim medis dari pihak Palestina mencatat, sebanyak lebih dari 60 orang terluka akibat bentrokan tersebut. Sebagian besar korban terluka akibat terkena peluru karet di bagian perut keatas. Sementara pihak Israel mengklaim sebanyak 13 petugas kepolisiannya mengalami luka ringan.
Hingga saat ini belum diketahui motif pembunuhan Khedair. Namun sejumlah saksi mata mengatakan bahwa sebelum ditemukan tewas, remaja Palestina itu sempat diculik oleh tiga warga Israel yang memaksanya naik ke kendaraan mereka.
[ian]
BERITA TERKAIT: