Akibatnya, terjadi kemacetan lebih dari 200 km di jalan-jalan utama kota tersebut pada jam sibuk.
Para pekerja metro menggelar aksi unjuk rasa di luar stasiun Ana Rosa di pusat kota Sao Paulo untuk menuntut kenaikan gaji minimal 10 persen.
Polisi yang berjaga menggunakan tongkat dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa.
Namun Presiden Brazil Dilma Rousseff, seperti dilansir
BBC memastikan bahwa unjuk rasa semacam itu tidak akan mengganggu persiapan pelakasanaan Piala Dunia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: