PM Israel Cari Dukungan Tolak Pemerintahan Hamas-Fatah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 02 Juni 2014, 16:03 WIB
PM Israel Cari Dukungan Tolak Pemerintahan Hamas-Fatah
reuters/net
rmol news logo Perdana Menteri Israel benjamin Netanyahu menghimbau agar dunia internasional tidak terburu-buru mengakui pemerintahan Palestina yang saat ini berada di bawah pakta persatuan antara Hamas dan Fatah.

"Saya menyerukan pada seluruh elemen yang bertanggungjawab dalam masyarakat internasional agar tidak terburu-buru mengakui pemerintahan Palestina di mana Hamas mengambil bagian di dalamya dan yang bergantung pada Hamas," kata Netanyahu di hadapan kabinet Israel, Minggu (1/6).

Ia menilai bahwa Hamas merupakan kelompok teroris yang tidak dapat diajak bekerjasama denga Israel.

"Hamas adalah organisasi teroris yang menyerukan kehancuran Israel, dan masyarakat internasional tidak merangkulnya. Itu tidak akan meningkatkan perdamaian, itu hanya akan memperkuat teror," sambungnya seperti dilansir Reuters.

Diketahui bahwa Presiden Palestina, Mahmoud Abbass yang berasal dari Fatah menandatangani perjanjian rekonsiliasi dengan Hamas pada April lalu. Keduabelah pihak kemudian sepakat untuk membentuk pemerintahan bersama yang memberikan Hamas kedudukan politik termasuk di kursi menteri. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA