
Tiga orang junalis Lebanon yang bekerja bagi televisi Al-Manar tewas dalam serangan yang terjadi di kota Kristiani bersejarah, Maaloula di utara Damaskus Suriah (Senin, 14/4).
Sementara dua wartawan A-Manar lainnya yang juga ada dalam kejadian tersebut dikabarkan mengalami luka-luka.
Ketiganya tewas ketika tengah meliput aski kerusuhan yang terjadi antara pasukan pemerintah yang didukung oleh pejuang Hizbullah dan geriliawan yang sebagian besar merupakan pemberontak yang telah mengambil alih kota sejak Desember tahun lalu.
"(Mereka) tewas setelah mendapat serangan yang dilakukan oleh teroris di pinggiran Maaloula selama liputan mengenai perebutan kota Maaloula oleh tentara Suriah," kata pernyataan dari pisah Al-Manar seperti dilansir
Reuters.
Sementara itu Presiden Lebanon Michel Sleiman mengutuk serangan tersebut.
"Membunuh wartawan adalah tindakan pengecut," katanya dalam kicauan di twitter.
Para wartawan itu diketahui dibunuh tak lama setelah tentara Suriah berhasil merebut Maaloula dari pemberontak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: