Namun di sisi lain, Putin tidak memperlihatkan tanda-tanda ingin menarik pasukan Rusia yang kini menduduki sejumlah pangkalan militer Ukraina di republik otonom Krimea.
Putin juga mengatakan bahwa apa yang terjadi di Ukraina sejak bulan lalu adalah kudeta terhadap konstitusi yang sah yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.
Dia juga kembali menegaskan bahwa Viktor Yanukovych yang diimpeach oleh parlemen Ukraina dan kini melarikan diri adalah presiden sah negara itu.
Kehadiran tentara Rusia di Ukraina, masih kata Putin seperti dikutip
CNN, adalah respon atas permintaan tolong warganegara Ukraina berbahasa Rusia.
"Rusia memiliki hak untuk mengambil semua tindakan melindungi hak asasi mereka," ujar Putin.
Sebagian dari parlemen Ukraina, masih kata Putin, punya legitimasi. Namun presiden sementara Ukraina sama sekali tidak sah.
[dem]
BERITA TERKAIT: