Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saaar tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Cak Imin menekankan bahwa program SMK Go Global merupakan langkah strategis untuk mengangkat anak-anak muda dari wilayah termiskin agar memiliki akses langsung ke pasar kerja global.
“SMK Go Global terus setiap hari bertambah jumlah yang berangkat, dengan pendampingan, bantuan, pelatihan, dan target-target terutama lulusan SMK di Desil 1. Desil 1 yang paling daerah-daerah paling miskin,” ujar Cak Imin.
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan sasaran ambisius dengan total 500 ribu lulusan SMK terserap hingga akhir 2029.
“Sampai 2029 500 ribu,” tegasnya.
Untuk tahun ini, pemerintah tetap mematok capaian bertahap sebagai fondasi awal menuju target jumbo tersebut.
“Kita berusaha paling tidak, ya minimal 70-80,” kata dia.
Cak Imin juga membeberkan bahwa jaringan kerja sama internasional yang dibangun pemerintah kini semakin luas.
“Eropa, Amerika, Korea, Timur Tengah, Jepang, Eropa, ada Eropa Barat, Eropa Timur,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: