
Thailand hari ini (Minggu, 2/2) menggelar pemilihan umum setelah Perdana Menteri Yingluck Shinawatra membubarkan parlemen Thailand pada Desember 2013 lalu.
Pemungutan suara yang dimulai pukul 08.00-15.00 waktu setempat, tersedia di 333 dari total 375 daerah pemilihan (dapil) di seluruh negeri.
Sementara itu, pemungutan suara di 42 dapil lainnya terpaksa harus dibatalkan setelah terjadi kerusuhan yang dilakukan oleh demonstran anti pemerintah yang mengepung beberapa kantor KPUD sehingga kotak dan surat suara tidak bisa disalurkan ke TPS-TPS.
Polisi dan tentara juga telah berjaga-jaga di seluruh TPS untuk mengantisipasi kerusuhan. Meski demikian, KPU menegaskan kepada siapapun yang tidak bisa mengikuti pemilu, bisa menggunakan hak suaranya di kemudian hari.
"Mereka yang telah dilarang dalam pemungutan suara hari ini, disarankan untuk memberitahukan di kantor KPU setempat untuk mempertahankan hak guna memilih di kemudian hari," kata Sekjen KPU Thailand, Puchong Nutravong, seperti dikutip dari
Global Times.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: