Pembangunan monumen tersebut ditegaskan oleh salah seorang pejabat Korea Selatan dari komisi penyelidikan tenaga kerja Seoul di bawah Sekretariat Perdana Menteri pada Senin (13/1) seperti diberitakan
Yonhap.
Bila berhasil direalisasikan, maka monumen tersebut merupakan monumen penghormatan ketiga yang dibangun di luar Korea Selatan setelah sebelumnya dibangun di Filipina dan Indonesia.
Korea berada di bawah kolonial Jepang sejak tahun 1910 hingga akhir perang Dunia II, yakni tahun 1945. Dalam masa kolonial tersebut, sekitar 4.000 warga Korea dibawa ke Papua Nugini dan dipaksa untuk melawan warga setempat. 90 persen dari warga Korea tersebut tewas di tanah Papua Nugini.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: