
Ratusan demonstran berunjuk rasa sambil meneriakkan slogan anti pemerintah di depan istana presiden di Lisbon, Portugal, pada Sabtu (6/7). Mereka menuntut pemerintah mundur dan segera mengadakan pemilihan pemerintah dadakan.
"Kami di sini menyuarakan pendapat masyarakat. Situasi negara saat ini tidak bisa didiamkan. Pemerintah harus bertindak. Kita membutuhkan pemerintah yang mampu mewakili rakyat," kata demonstran berusia 30 tahun, Miguel, seperti dikutip
Global Times (Minggu, 7/7).
Demonstrasi terjadi setelah Menteri Keuangan Vitor Gaspar dan Menteri Luar Negeri Paulo Portas mengundurkan diri awal pekan ini. Keduanya mundur sebagai bentuk protes yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah koalisi soal penghematan anggaran seperti, pengurangan dana pensiun, pengurangan tunjangan kesejahteraan, dan menaikkan pajak secara drastis.
Kebijakan Pemerintah Portugal penghematan anggaran ini dilakukan guna mengatasi sasaran pengurangan defisit yang ditetapkan oleh Troika yang terdiri atas Uni Eropa, Dana Moneter Internasional dan Bank Sentral Eropa untuk dana talangan berlanjut mereka.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: