Sebelumnya, sebuah laporan yang ditulis majalah Der Spiegel di Jerman mengutip bocoran dokumen rahasia 2010 dari buronan mantan analis CIA, Edward Snowden, yang menyatakan bahwa AS telah memata-matai kantor Uni Eropa di New York dan Washington.
"Atas nama Parlemen Eropa, saya menuntut penjelasan penuh dan memerlukan informasi lebih lanjut dari pemerintah AS berkaitan dengan tuduhan tersebut," kata dia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip
BBC (Minggu, 30/6).
Schulz menduga dokumen tersebut menyiratkan bahwa Uni Eropa telah menjadi 'target' AS. Pun begitu, tidak diketahui informasi apa yang diperoleh dari penyadapan tersebut. Tapi, lanjutnya, rincian posisi Eropa dalam perdagangan dan masalah-masalah militer akan berguna bagi mereka yang terlibat dalam negosiasi antara Washington dan pemerintah Eropa.
Di sisi lain, pemerintah AS belum mengeluarkan pernyataan publik soal laporan Spiegel yang terkesan akan mengadu domba AS dan Uni Eropa.
[ian]
BERITA TERKAIT: