Lawatan empat hari yang dilakukan oleh pengganti Hillary Clinton ini dilakukan untuk meredakan ketegangan yang terjadi di Semenanjung Korea.
Dalam kunjungannya kali ini, Kerry direncanakan akan bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe, Menteri Luar Negeri Fumio Kishida dan pejabat lainnya.
Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera mengatakan dia berharap kunjungan Kerry akan menjadi pesan penting bagi pemimpin Korut.
"Ini sangat penting untuk menunjukan kita menjalin kerja sama internasional dan secara jelas mengatakan kepada Korea Utara bahwa mereka harus menghentikan dan menyerahkan program nuklir dan peluru kendalinya," kata Onodera, seperti dikutip BBC (Minggu, 14/4).
Washington dan Tokyo mempunyai kerjasama keamanan yang disepakati tahun 1950 dan menyebutkan bahwa Washington harus melindungi.
Saat ini, Jepang yang wilayahnya berada dalam jangkauan rudal Korut telah menyiapkan sejumlah rencana antisipasi. Mereka telah menempatkan pertahanan sistem anti rudal di sekitar Tokyo dan mengirimkan dua kapal perang ke laut Jepang. Kedua kapal Jepang tersebut mendapatkan perintah untuk menembak setiap misil yang ditembakan ke arah kepulauan negara itu.
[ian]
BERITA TERKAIT: