Kesepakatan itu tercapai setelah perwakilan kedua negara itu bertemu di Beijing, China, Sabtu (13/4). Pertemuan ini adalah salah satu rangkaian dari lawatan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry ke Asia.
Di China, Kerry bertemu dengan Kepala kebijakan Luar Negeri China Yang Jiechi dan bersepakat mendukung tercapainya tujuan bersama yaitu, Semenanjung Korea yang bebas nuklir. Kedua diplomat sepakat denuklirisasi sangat penting bagi stabilitas kawasan dan dunia, khususnya di Semenanjung Korea.
"China akan bekerjasama dengan AS dan negara-negara lain untuk berperan penting guna memulai kembali pembicaraan enam pihak yang berhenti mengenai program nuklir Pyongyang," ujar Yang Jeichi sebagaimana dikutip
Voanews (Minggu, 14/4).
Dalam kesempatan itu, pengganti Hillary Clinton ini juga mendesak pejabat-pejabat China agar menggunakan pengaruh mereka sebagai sekutu utama Korea Utara, untuk membujuk Pyongyang agar tidak melaksanakan ancamannya.
Sebelumnya, Korea Utara mengancam akan melancarkan nuklir ke daratan Amerika dan Korea Selatan. Aksi ini dilakukan negeri yang mengisolasi diri dari dunia luar itu karena merasa tersinggung dengan latihan militer gabungan yang dilakukan kedua negara tersebut.
[ian]
BERITA TERKAIT: