Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Amerika Chuck Hagel saat berpidato di Washington DC, Jumat (15/3) waktu setempat.
"Rencana itu juga mencakup sebuah stasiun pelacak radar yang baru di Jepang, semua itu bertujuan untuk menangkal ancaman yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi rudal Korea Utara," ujar Hagel, sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 16/3).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa AS telah menempatkan sedikitnya 30 pencegat di California dan Alaska. Sementara persenjataan baru ini, lanjutnya, baru akan beroperasi pada tahun 2017.
Korea Utara telah mengancam akan melancarkan Perang Korea kedua dengan senjata nuklir dalam menanggapi sanksi-sanksi yang diberlakukan PBB setelah uji coba rudal jarak jauh Pyongyang pada bulan Desember dan uji coba nuklir ketiganya bulan lalu.
Sebelumnya, kantor berita resmi Korea Selatan,
Yonhap, menyebutkan bahwa pejabat-pejabat militer Korea Utara telah melakukan uji coba penembakan dua roket jarak pendek ke Laut Jepang di dekat perbatasan Korea Selatan.
[ian]
BERITA TERKAIT: