Iran: Jika Timur Tengah Mau Aman, Israel Harus Gabung NPT

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 06 Oktober 2012, 17:03 WIB
Iran: Jika Timur Tengah Mau Aman, Israel Harus Gabung NPT
Ali Asghar Soltanieh/ist
rmol news logo Timur Tengah tidak bisa bebas dari senjata nuklir selama rezim Israel menolak untuk bergabung dengan Non Proliferasi Nuklir (NPT).

Demikian disampaikan Duta Besar Iran untuk Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Ali Asghar Soltanieh, saat berbicara pada pertemuan awal konferensi Zona Bebas Senjata Nulklir Timur Tengah (MENWFZ) di Moskow (Jumat, 5/10).

Soltanieh menambahkan bahwa Iran belum akan membuat keputusan untuk ikut berpartisipasi dalam forum lanjutan yang akan digelar di Helsinki, Finlandia, pada Desember nanti, jika Israel juga belum mau bergabung dengan NPT.

"Bergabungnya rezim Zionis dengan NPT, merupakan syarat bagi Iran untuk menghadiri konferensi MENWFZ," tegas Soltanieh, sebagaimana dilansir Press TV (Sabtu, 6/10).

Meskipun kini situasi rumit sedang berlangsung di Timur Tengah, Iran masih tetap mendukung gagasan untuk membersihkan wilayah Timur Tengah dari senjata nuklir.

Sikap Iran ini berbeda dengan Israel, yang secara luas diyakini memiliki antara 200 hingga 400 hulu ledak nuklir. Pasalnya Israel terus menentang seruan internasional untuk bergabung dengan NPT.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA