Hingga kini belum diketahui penyebab pasti terjadinya ledakan di kilang tersebut. Tetapi sejumlah pejabat perusahaan minyak negara, PDVSA, mengatakan peristiwa itu terjadi akibat kebocoran gas.
Para pejeabat PDVSA juga memastikan bahwa kilang minyak terbesar milik Venezuela tersebut sudah bisa beroperasi kembali. Setidaknya dua unit produksi dengan kapasitas gabungan dari 160 ribu barrel minyak per hari sekarang kembali dapat beroperasi, sementara sepertiga lainnya akan mulai beroperasi secepatnya
"Aktivitas operasional aman dan berangsur pulih," ujar seorang juru bicara perusahaan, sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 1/9).
Kilang Amuay, yang terletak di semenanjung Paraguana, merupakan bagian dari komplek kilang Paraguana. Kilang ini merupakan salah satu dari komplek kilang terbesar Venezuela dengan kapasitas produksi mencapai 955 ribu barel per hari.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: