
Konflik yang berkepanjangan di Suriah telah menyebabkan negara tersebut mengalami krisis keuangan. Beberapa pejabat senior Suriah pun memanfaatkan kunjungan mereka ke Moskow, Rusia, untuk meminta bantuan keuangan dan pasokan produk minyak olahan.
Hal tersebut terungkap setelah Wakil Perdana Menteri Suriah Qadri Jamil, yang memimpin kunjungan beberapa menteri Suriah ke Rusia pada Jumat (3/8), memberitahukan kepada wartawan di Moskow bahwa Rusia telah berjanji menyediakan bantuan keuangan buat Suriah. Demikian sebagaimana diberitakan
Xinhua (Sabtu, 4/8).
"Kami telah mencapai saling pemahaman mengenai cara menyelesaikan masalah itu. Sanksi yang tidak sah itu secara negatif telah mempengaruhi ekonomi Suriah dan kami meminta bantuan Rusia. Dan Rusia mau membantu Suriah," tutur Jamil.
Jamil juga menyebutkan bahwa Damaskus ingin memperoleh solar, gas dan
produk lain minyak olahan dari Rusia sebagai imbalan bagi pasokan minyak
mentah Suriah
Pertemuan antara delegasi Suriah dengan para pejabat dan pemimpin bisnis Rusia tersebut memang diselenggarakan untuk mencari cara dalam meringankan konsekuensi dari sanksi Barat terhadap Suriah.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: