Hal ini terlihat saat Rusia menggelar dialog mengenai rencana pembangunan pangkalan angkatan laut di negara bekas mitra Uni Soviet, Kuba dan Vietnam, serta Seychelles.
"Benar, kami sedang bekerja untuk membangun pangkalan angkatan laut di luar wilayah Rusia. Kami juga sedang membicarakan masalah teknis untuk membangun pangkalan di Kuba, Seychelles dan Vietnam," ujar pejabat militer Rusia, Laksamana Voktor Chirkov, seperti dikutip
RIA Novosti (Sabtu, 27/7).
Pada era Perang Dingin, Uni Soviet mendirikan basis militer mereka di wilayah selatan Vietnam, Cam Ranh. Selain itu, ada pula di Suriah, Tartus, yang hingga saat ini masih menjadi pangkalan angkatan laut Suriah.
Namun pada 2002 silam, Presiden Vladimir Putin menutup hampir semua pangkalan militer itu dan hanya menyisakan pangkalan militer di Suriah.
Muncul sebuah dugaan yang menyebutkan bahwa pembangunan kembali pangkalan militer di luar Rusia ini sebagai antisipasi dari kedigdayaan militer Amerika Serikat. Hubungan antara Rusia dan AS pun semakin memburuk, terutama setelah Putin meraih periode ketiganya sebagai Presiden Rusia.
[ian]
BERITA TERKAIT: