Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton saat bertemu presiden baru Mesir, Mohammed Mursi, dalam lawatannya ke Mesir.
Dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Mursi, isteri mantan Presiden AS ini mengatakan, AS akan membantu Mesir dalam menstabilkan roda pemerintahan Mesir selama masa transisi. Tidak hanya itu saja, Hillary juga menjanjikan bantuan ekonomi kepada Mesir.
Namun, lanjut Hillary, semua itu tergantung pada keputusan rakyat Mesir, apakah mau untuk bekerjasama dengan AS.
"Amerika ingin membantu tetapi tergantung keputusan rakyat Mesir," ujar Hillary dalam konferensi pers sebagaimana dikutip
Reuters (Minggu, 15/7).
Para pejabat Amerika menyatakan bantuan dari AS itu akan mencakup dana usaha ke Mesir bernilai 60 juta dollar AS, dan dana untuk mendukung perusahaan berskala kecil dan menengah bernilai 250 juta dolar AS.
Lawatan Hillary ke Mesir ini merupakan rangkaian dari lawatan Asia selama sepekan. Usai mengunjungi Mesir, Hillary dijadwalkan akan berkunjung ke Israel sebelum kembali ke AS.
[ian]
BERITA TERKAIT: