Dalam pernyataannya, El-Sisi menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang memiliki kapasitas untuk mengakhiri perang selain Trump.
“Saya mengatakan kepada Presiden Donald Trump, tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan perang di kawasan kami, di Teluk, kecuali Anda,” ujar El-Sisi di Kairo, Senin, 30 Maret 2026.
Ia menekankan bahwa seruan tersebut disampaikan bukan hanya sebagai kepala negara, tetapi juga atas nama kemanusiaan dan seluruh pihak yang mendambakan perdamaian.
“Saya berbicara kepada Anda atas nama kemanusiaan, dan atas nama setiap pecinta perdamaian,” lanjutnya.
El-Sisi bahkan menyebut Trump sebagai sosok yang mencintai perdamaian, seraya mendesaknya untuk mengambil peran lebih besar dalam menghentikan konflik yang terus memanas.
Dalam pesannya, El-Sisi mengingatkan bahwa dampak perang akan semakin meluas dan berbahaya jika tidak segera dihentikan.
“Saya menyampaikan pesan ini atas nama saya, atas nama seluruh kawasan, dan atas nama dunia, bahwa dampak berbahaya dari kelanjutan perang ini akan semakin besar jika terus berlanjut,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, El-Sisi menyampaikan permohonan emosional kepada Trump agar segera bertindak.
“Tolong, Yang Mulia Presiden, tolong tolong bantulah kami menghentikan perang ini. Dan Anda mampu melakukannya,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: