Sebagaimana diberitakan
BBC (Sabtu, 12/5), Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa sebuah kapal fregat dan kapal penjaga pantai lainnya akan kembali disediakan untuk Bahrain. Selain itu, AS juga menyertakan mesin terbaru untuk pesawat tempur F-16.
Namun, Departemen Luar Negeri AS menegaskan bahwa sebuah pesanan untuk kendaraan militer Humvee yang bisa dipakai untuk semua medan dan rudakl dengan tipe baru tidak termasuk dalam penjualan AS.
Tahun lalu, penjualan senjata ke Bahrain sempat dibekukan AS setelah pemerintah Bahrain menekan aksi demonstrasi pro demokrasi dengan menggunakan kekuatan militer.
Bahrain adalah sebuah negara pulau di Teluk Persia yang menjadi sekutu AS. Bahrain merupakan tempat bagi Armada Kelima Angkatan Laut AS.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: