Aksi unjuk rasa yang berujung pada tindak kekerasan ini berlangsung sejak Jumat (4/5) di depan kantor kementerian pertahanan dan mengakibatkan seorang tentara tewas dan ratusan pengunjuk rasa luka-luka.
"Mereka yang ditahan saat ini berasal dari berbagai lataar belakang, termasuk sejumlah wartawan," ujar Jaksa Penuntut Militer yang tidak disebutkan namanya sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 6/5).
Jaksa Penuntut Militer ini menambahkan bahwa mereka akan ditahan selama lima belas hari kedepan dan mereka akan ditanya mengenai keterlibatannya dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Penangkapan ini merupakan penangkapan terbesar yang dilakukan oleh pemerintah Mesir sejak Dewan Militer memegang kekuasaan di negara itu.
Demonstrasi ini terjadi hanya tiga minggu menjelang pemilu presiden Mesir. Para demonstran umumnya menuntut pihak militer untuk segera menyerahkan kursi kepemerintahan ke tangan sipil tanpa perlu menunggu hasil dari pemilihan presiden.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: