Dalam pertempuran sengit tersebut, pasukan militer pemerintah berhasil mengusir gerilyawan al Qaeda dari pinggiran kota Lauder, sekitar 150 kilometer di timur laut Zinjibar, ibu kota Provinsi Abyan.
Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan bahwa sebanyak 28 pejuang al Qaeda tewas dalam pertempuran sengit tersebut. Kementerian ini juga mencatat lebih dari 200 pejuang al Qaeda tewas sejak pertempuran antara pasukan pemerintah dengan al Qaeda meletus pada Senin lalu.
"Al Qaeda mundur dari daerah strategis di Umm Ayan, sebelah selatan kota Lauder, ke daerah pegunungan," ujar seorang kepala suku lokal yang tidak mau disebutkan namanya, sebagaiamana dikutip
Xinhua (Sabtu, 14/4).
Dalam beberapa bulan terakhir, para gerilyawan yang bermarkas di Yaman telah melakukan serangan besar-besaran dan aksi bom bunuh diri terhadap pasukan pemerintah di daerah selatan negara itu.
Ratusan gerilyawan al Qaeda juga telah membangun benteng di pegunungan di Provinsi Abyan dan Shabwa, dan menguasai beberapa daerah di selatan di mana pemerintah pusat hampir tidak berperan di wilayah itu.
Amerika Serikat mencap al Qaeda yang bermarkas di Yaman sebagai ancaman global. AS juga telah meningkatkan aliansi dengan pemerintah Sanaa dengan meluncurkan serangan-serangan pesawat tak berawak dalam upaya untuk melenyapkan jaringan teroris yang pernah dipimpin oleh mendiang Osama bin Laden itu.
[ian]
BERITA TERKAIT: