Hillary Clinton mengatakan bahwa salah satu tujuan utama dari pertemuan yang diselenggarakan hari ini (Minggu, 4/1) tersebut harus bisa mendorong kelompok oposisi Suriah yang terpisah untuk bersatu sehingga memberi tekanan terhadap rezim Assad. Hillary juga mengajak Sahabat Suriah untuk mempersenjatai kubu oposisi Suriah.
Selain itu isteri mantan Presiden AS itu mengatakan bahwa fokus AS di Istanbul kali ini adalah untuk mengajak negara-negara Sahabat Suriah yang terdiri dari lebih 70 perwakilan menteri luar negeri negara Arab dan Barat untuk meningkat sanksi baru kepada Suriah.
"Mempersenjatai kubu oposisi merupakan kewajiban karena kubu oposisi tak bisa mempertahankan dirinya sendiri tanpa senjata," ujar Clinton sebagaimana dikutip
al Jazeera (Minggu, 4/1).
Kubu oposisi Suriah dengan senang hati mendukung langkah Hillary agar negara asing mempersenjatai kelompoknya.
Namun ditengah pertemuan ini akan gelar, pemerintah Suriah dibawah rezim Presiden Bashar al Assad mengklaim telah berhasil mengalahkan pasukan oposisi di berbagai lokasi.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: