Al Qaeda Kembali ke Afghanistan untuk Rencanakan Serangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 31 Maret 2012, 13:17 WIB
Al Qaeda Kembali ke Afghanistan untuk Rencanakan Serangan
wtc/istimewa
RMOL. Al Qaeda dikabarkan berencana kembali ke Afghanistan untuk merencanakan serangan besar seperti yang terjadi pada 11 September 2001 di gedung kembar WTC Amerika Serikat (AS). Namun rencana serangan mereka kali ini diduga akan diarahkan ke negara Barat bukan AS.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Duta Besar AS untuk Afghanistan Ryan Crocker yang khawatir dengan keadaan rakyat Afghanistan menjelang kepergian pasukan North Atlantic Treaty Organization (NATO) dari negeri tersebut.

"Bila pasukan koalisi pergi terlalu cepat dari Afghanistan, al Qaeda tentu bisa meningkatkan kehadirannya. Sungguh sangat ironi di saat kita memutuskan lelah, mereka justru akan kembali lagi," jelas Dubes Crocker seperti dikutip The Daily Telegraph (Sabtu 31/3).
 
Lebih lanjut, Crocker menambahkan bahwa sekembalinya al Qaeda ke Afghanistan memungkinkan kelompok tersebut untuk merencakan aksi teror sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun 2001 yang lalu.

"Kehadiran Al Qaeda di Afghanistan masih kental. Bila Barat memutuskan bahwa 10 tahun di Afghanistan itu terlalu lama, maka mereka akan kembali. Nanti yang akan diserangnya bukan saja New York atau Washington, tetapi negara Barat lainnya," tambahnya.

Hal serupa juga diyakini oleh NATO yang menyebutkan bahwa lebih dari 100 orang anggota al Qaeda akan kembali ke Afghanistan, saat mereka pergi dari negara itu. Menurut pihak NATO Sebagian besar dari anggota al Qaeda yang pulang kampung itu akan membuat basis di Provinsi Kunar dan Provinsi Nuristan.[ian]
 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA