Liga Arab Butuh Bantuan PBB untuk Pantau Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 08 Januari 2012, 17:37 WIB
RMOL. Para Menteri Luar Negeri negara-negara Arab melakukan pertemuan untuk menyetujui keterlibatan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam membantu misi Tim Pemantau Liga Arab dalam memantau kondisi di Suriah (Minggu, 8/1).

Parlemen Liga Arab sebelumnya menyerukan, agar tim pemantau segera ditarik dari Suriah, karena dinilai telah gagal dalam menjalankan misinya untuk mengakhiri kekerasan yang selama ini terjadi di Suriah.

Wacana untuk melibatkan PBB ini muncul pertama kali dari pemerintah Qatar. Qatar mengusulkan, agar Liga Arab turut melibatkan PBB untuk membantu melakukan pemantauan, apakah Suriah sudah bertindak sesuai dengan komitmennya dalam  mengakhiri kekerasan.

"Suriah tidak menaati inisiatif Liga Arab dan tim pemantau tidak bisa tinggal di Suriah, itu hanya membuang-buang waktu saja. Tentara Suriah tidak pernah benar-benar ditarik dan pembunuhan masih terus terjadi disana," ujar Perdana Menteri Qatar Sheikh Hamad bin Jassim al-Thani sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 8/1).

Selain untuk menyepakati keterlibatan PBB, pertemuan tersebut juga akan membahas bagaimana cara, agar tim pemantau utusan Liga Arab bisa lebih bebas bergerak di Suriah, karena selama kunjungan pertama, mereka harus selalu dikawal pasukan pemerintah. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA