Pemerintah Suriah menuduh kelompok teroris sebagai dalang aksi teror itu. Kelompok teroris dituding sengaja menyuruh pengikutnya untuk melakukan aksi bom bunuh diri di Distrik Midan yang merupakan salah satu wilayah tersibuk. Meski demikian pemerintah Suriah belum mengetahui secara jelas motif bom bunuh diri tersebut.
"Pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya sendiri dengan menargetkan sejumlah besar warga," ungkap Menteri Dalam Negeri Mohammed Shaar seperti dikutip
Al Jazeera (Sabtu,7/1).
Mohammed Shaar menyatakan akan menindak secara tegas pihak-pihak yang terkait bom bunuh diri tersebut. Selain itu ia juga memperingatkan kepada para kelompok teroris bahwa dirinya akan mengerahkan segala upaya untuk mengusir mereka dari Suriah.
"Kami akan menyerang kembali para pengganggu keamanan negara dengan tangan besi," tambah Mohammed Shaar.
Sementara, televisi pemerintah Suriah dikabarkan menayangkan gambar-gambar mengerikan pasca ledakan di bus yang sepertinya mengangkut polisi di kawasan Mida. Ledakan serupa di Damaskus dua pekan lalu menewaskan lebih dari 40 orang.
Pemerintah menegaskan serangan-serangan ini dilakukan oleh jaringan Al Qaeda. Sementara oposisi mencurigai bom itu diciptakan sendiri oleh pemerintah untuk menimbulkan citra buruk pada lawan pemerintah.
[ald]
BERITA TERKAIT: