Bantuan tersebut disalurkan pada Selasa, 8 September 2026, dengan menyasar sejumlah wilayah dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan dukungan di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, bantuan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar dapat dimanfaatkan masyarakat maupun fasilitas layanan kesehatan.
"BNI turut prihatin atas kondisi yang dihadapi masyarakat di sekitar wilayah terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kami berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan, khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat selama kondisi tersebut berlangsung," ujar Okki, Rabu, 9 September 2026.
Bantuan tersebut disalurkan kepada sejumlah penerima manfaat di Lampung Selatan, di antaranya RSIA Hidayah Ibu di Kalianda, Puskesmas Rajabasa di Rajabasa, serta warga Lingkungan 06 Way Urang, Way Urang.
Dukungan ini diharapkan membantu fasilitas kesehatan menjaga kesiapan pelayanan sekaligus memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.
BNI juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan situasi dan mengidentifikasi kebutuhan lanjutan masyarakat di wilayah terdampak.
"Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus mendukung fasilitas layanan kesehatan agar tetap siap memberikan pelayanan," kata Okki.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus menjalankan peran sosial dengan hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat dan bencana. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-80 BNI, Swadharma Bhakti Nagara, untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara.
BERITA TERKAIT: