Harga Emas Stabil di Tengah Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 07 September 2026, 08:32 WIB
Harga Emas Stabil di Tengah Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo Pergerakan harga emas terpantau stabil pada perdagangan Senin pagi, 7 September 2026, karena pasar menantikan rilis data inflasi AS pekan ini guna membaca arah suku bunga Federal Reserve. 

Data tenaga kerja AS sebelumnya menunjukkan peningkatan tajam lapangan kerja Agustus dengan pengangguran di 4,1 persen, membuka peluang kenaikan suku bunga The Fed bulan ini. 

CME FedWatch Tool mencatat probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan 15-16 September kini mencapai 58 persen. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menghentikan perdagangan dengan negara surplus jika The Fed tidak menurunkan suku bunga.

Selain inflasi AS, pasar juga mencermati sentimen global lain, termasuk pernyataan Gubernur Bank of England Andrew Bailey terkait lonjakan utang publik negara maju serta penurunan penjualan emas dan perak di Perth Mint pada Agustus. 

Emas spot berada di level 4.424,40 Dolar AS per ons, sementara emas berjangka AS kontrak Desember melemah 0,1 persen menjadi 4.471,60 Dolar AS per ons.

Logam mulia lain bergerak variatif; perak spot stagnan di 66,21 Dolar AS per ons, platinum turun 0,7 persen menjadi 1.807,38 Dolar AS per ons, dan paladium melemah 0,4 persen ke level 1.393 Dolar AS per ons. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA